Mahasiswa KKN UNS Lakukan Normalisasi Sungai Di Girirejo Sebagai Bentuk Pengabdian Masyarakat

Imogiri - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Sebelas Maret (UNS) melaksanakan kegiatan normalisasi sungai di wilayah RT 9 Padukuhan Dronco Kalurahan Girirejo, Kapanewon Imogiri. Kondisi geografis Kalurahan Girirejo yang memiliki kontur lereng bervariasi, mulai dari landai hingga curam, serta struktur tanah yang rentan terhadap erosi, menjadikan wilayah ini cukup rawan terhadap bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor. Kegiatan normalisasi sungai ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi banjir dan longsor, khususnya pada musim penghujan. Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat yang turut serta dalam proses pembersihan sungai. Normalisasi dilakukan dengan membersihkan sedimentasi, sampah, serta material yang menyumbat aliran sungai sehingga dapat memperlancar aliran air dan mengurangi risiko terjadinya luapan.

 

Program normalisasi sungai ini merupakan tindak lanjut dari survei lapangan yang telah dilakukan pada tanggal 15–16 Januari 2026 di Sungai Celeng yang ada di RT 9 Padukuhan Dronco dengan mengidentifikasi dan mengamati adanya pendangkalan serta penyempitan aliran sungai di beberapa titik. Program ini merupakan salah satu kegiatan kerja unggulan mahasiswa KKN UNS yang berfokus pada mitigasi bencana dan pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat.

 

Pelaksanaan kegiatan normalisasi sungai berlangsung selama kurang lebih tujuh jam ini dimulai sejak pagi hari dan dilaksanakan secara gotong royong antara mahasiswa dan warga yang kemudian dilanjutkan menggunakan alat Eskavator untuk mempercepat proses pemindahan material sedimen sungai. Ketua Kelompok KKN, Randy Ferdiansyah Hasibuan, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. “Melalui kegiatan ini, kami ingin berkontribusi langsung dalam mengurangi risiko bencana di lingkungan masyarakat. Selain itu, kami juga berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran warga untuk terus menjaga kebersihan dan kelestarian sungai,” ujarnya.

Saat melakukan pemantauan proses normalisasi sungai ini Lurah Girirejo, Dwi Yuli Purwanti, S.H., turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. “Kegiatan ini merupakan bentuk nyata pelaksanaan KKN yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Sinergi antara mahasiswa dan warga seperti ini sangat penting dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Dukuh/Kepala Dusun Dronco, Bowo Priyanto, menambahkan bahwa kegiatan semacam ini tidak hanya berdampak pada kondisi lingkungan, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Dengan terlaksananya kegiatan normalisasi sungai ini, diharapkan aliran sungai di wilayah RT 9 Kalurahan Girirejo dapat kembali optimal serta mampu mengurangi risiko banjir dan longsor. Terselenggaranya kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dapat menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi lingkungan dan kehidupan sosial masyarakat.