Rencana Strategis

Renstra Kecamatan Imogiri 2011 - 2015 dirumuskan Sebagai Berikut : Prioritas pembangunan dipilih dari sektor maupun program yang telah direncanakan, untuk itu perlu ditetapkan Faktor Penentu Skala Prioritas, antara lain :

  1. Kegiatan yang secara nyata meningkatkan mutu sumber daya manusia.
  2. Kegiatan yang ditujukan untuk mengatasi masalah mendesak dan diperlukan oleh masyarakat luas secara langsung
  3. Kegiatan yang bersifat pemberdayaan masyarakat.
  4. Kegiatan yang merupakan kebutuhan dan usulan dari masyarakat.
  5. Kegiatan yang merupakan sektor tumpuan hajat hidup sebagian besar masyarakat.
  6. Kegiatan yang dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi.
  7. Kegiatan yang sebanyak mungkin dapat tenaga kerja setempat.
  8. Kegiatan yang selalu mempertimbangkan kondisi masyarakat seperti ekonomi, sosial budaya, pelestarian lingkungan hidup dan lain sebagainya.

Berdasarkan beberapa faktor tersebut diatas maka Skala Prioritas Program Pembangunan diarahkan pada :

Pangan yang merupakan kebutuhan primer manusia menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari program pembangunan. Ketahanan pangan selalu berkaitan dengan bidang pertanian dalam arti luas (tanaman pangan, perikanan, peternakan, perkebunan, dan hortikultura). Dalam upaya untuk menciptakan ketahanan pangan yang kuat, maka harus memperhatikan potensi dan kemungkinan pengembangan sektor pertanian. Masalah pokok yang dihadapi di bidang pertanian adalah keterbatasan SDM dalam menyerap teknologi baru.guna mengatasi permasalahan tersebut, pemerintah mengupayakan penyuluhan kepada petani melalui Mantri Tani dan PPL yang ada di kecamatan.

Pembangunan bidang kebudayaan dan pariwisata diarahkan untuk menjadikan sektor andalan dalam meningkatkan pendapatan masyarakat. Untuk mengenalkan obyek wisata yang ada di Kecamatan Imogiri, ditempuh berbagai upaya antara lain:

Pembangunan bidang kesejahteraan masyarakat bertujuan untuk mengurangi permasalahan sosial, peningkatan mutu pelayanan, serta kemudahan memperoleh pelayanan sosial dan fasilitas umum. Upaya mengurangi jumlah pengangguran ditempuh dengan berbagai upaya antara lain dengan pemberdayaan tenaga kerja ke industri kecil yang ada di wilayah Imogiri. Pengurangan jumlah keluarga miskin dan pengatasan kemiskinan yang ada di wilayah Imogiri sudah tercakup dalam program pemerintahj Kabupaten Bantul melalui BKKPP dan KB. Kegiatan ini dilakukan secara terpadu dan berkesinambungan dengan harapan dapat tercipta kesejahteraan.

Bencana yang terjadi di Kecamatan Imogiri dalam kurun waktu 2006-2010 adalah tanah longsor, gempa bumi, kebakaran, banjir dan kekeringan. Bencana tanah longsor terjadi di Desa Selopamioro, Sriharjo, dan Wukirsari. Bencana gempabumi tanggal 27 Mei 2006 terjadi hampir diseluruh Kecamatan Imogiri. Kejadian kebakaran juga terjadi di hampir di seluruh wilayah derngan frekuensi yang berbeda-beda. Upaya penanggulangan bencana guna menghindari jatuhnya korban jiwa ataupun kerugian yang lebih besar dilakukan dengan penghijauan di kawasan rawan longsor, pembangunan talud, drainase, pembangunan prasarana air bersih, dan sebagainya.

  1. Bidang Pendidikan
  2. Perkembangan teknologi yang begitu pesat menuntut kita untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Guna mengantisipasi hal tersebut, maka pembangunan bidang pendidikan sangat penting artinya bagi masyarakat. Penanganan masalah pendidikan perlu dirumuskan dalam sebuah kebijakan yang terpadu dan terintegrasi dengan mendayagunakan seluruh potensi yang ada. Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan masih terdapat beberapa permasalahan sebagai berikut :
    1. Masih ada anak usia sekolah yang tidak sekolah
    2. Terdapat kecenderungan sekolah mengalami kekurangan anak didik, sehingga terjadi inefiensi dalam mengelola pendidikan.
    3. Peran serta masyarakat dalam meningkatkan mutu pendidikan belum maksimal.
    4. Adanya siswa yang kurang mampu/miskin.
    5. Guna mengatasi permasalahan tersebut, disetiap sekolah saat ini telah dibentuk Dewan Sekolah. Pembentukan Dewan Sekolah pada dasarnya merupakan upaya memberdayakan segenap potensi yang ada di masyarakat. Dengan dibentuknya Dewan Sekolah diharapkan pelaksanaan tugas untuk meningkatkan sarana dan prasarana sekolah dapat dikontrol dan diawasi oleh masyarakat. Program peningkatan mutu pendidikan tersebut meliputi:
      • Penuntasan wajib belajar Pendidikan Dasar 12 tahun.
      • Kelompok Belajar (Kejar) Paket A, B, dan C.
      • Monitoring ujian nasional.
      • Pengembangan pendidikan di kecamatan.
      • Pengembangan perpustakaan umum dan sekolah.
      • Pengembangan seni dan budaya.
  3. Bidang Kesehatan
  4. Kecamatan Imogiri memiliki 2 (dua) Puskesmas dan 1 (satu) Balai Pengobatan Swasta Naura Husada. Dengan adanya 2 Puskesmas dan 1 Klinik Swasta di Kecamatan Imogiri diharapkan dapat mendukung usaha peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat. Hal-hal yang perlu dilakukan sebagai berikut:
    1. Peningkatan sistem manajemen Puskesmas.
    2. Peningkatan fasilitas Puskesmas.
    3. Peningkatan kualitas SDM di Puskesmas.
    4. Program perbaikan gizi.
    5. Peningkatan ketahanan gizi anak.
    6. System Kewaspadaan Pangan dan Gizi (SKPG)
    7. .
    8. Mensosialisasikan Usaha Kesehatan Bersumberdaya Masyakarat.
  5. Bidang Pertanian
  6. Bidang Sarana Prasarana
  7. Permasalahan pembangunan sarana dan prasarana yang ada di Kecamatan Imogiri dalam jangka pendek adalah :
    1. Kurangnya sarana dan prasarana perhubungan di 8 (delapan) desa, terutama di wilayah yang terpencil.
    2. Masih minimnya saluran air dan trotoar jalan di Jalan Imogiri dan ke arah Kantor Lurah Desa.
    3. Masih kurangnya lampu penerangan jalan.
  8. Bidang Industri Kecil dan Perdagangan

    Dalam upaya meningkatkan pendapatan masyarakat, pemerintah diharapkan untuk mengembangkan industri kerajinan yang mampu bersaing dengan produk dari daerah lain. Geliat perdagangan dan industri kecil selain mampu menyerap tenaga kerja, meningkatkan pendapatan, menciptakan lapangan usaha yang berpola kemitraan, juga ramah lingkungan. Permasalahan yang dihadapi oleh para pengrajin kecil di Kecamatan Imogiri adalah kesempatan untuk menambah modal dan sarana/media untuk menampilkan produk usaha yang dihasilkan. Program pengembangan industri rumah tangga/industri kecil dan kerajinan adalah :

    1. Industri Kecil
      • Peningkatan pertumbuhan industri kecil dan kerajinan.
      • Bantuan/ pinjaman modal.
      • Diversifikasi produk industri kecil dan kerajinan.
      • Mengoptimalkan lembaga penanaman modal daerah.
      • Penyediaan pusat jual beli hasil kerajinan masyarakat.
      • Pengingkatan pengolahan dan pemanfaatan limbah.
    2. Bidang Perdagangan
    3. Sebagian masyarakat Imogiri memiliki usaha perdagangan walau masih dalam skala kecil berupa bakul sayuran dan toko kelontong. Keberadaan Pasar Imogiri Baru yang modern namun bernuansa tradisional sangat membantu meningkatkan pendapatan para pedagang kecil.
  9. Bidang Kebudayaan dan Pariwisata
    1. Pengembangan fisik obyek wisata
    2. Peningkatan sarana dan prasarana wisata.
    3. Peningkatan daya tarik dan informasi wisata.
    4. Promosi obyek wisata.
  10. Bidang Kesejahteraan Masyarakat
  11. Bidang Penanggulangan Bencana

Puskesmas
di Kecamatan Imogiri

Puskesmas Imogiri I

Puskesmas Imogiri I

Ngancar, Karangtalun, Imogiri, Bantul
(0274) 6994013

Puskesmas Imogiri II

Puskesmas Imogiri II

Mojohuro, Sriharjo, Imogiri, Bantul
(0274) 6464461

Komando Rayon Militer Imogiri

Koramil / Komando Rayon Militer Imogiri

Jl. Imogiri Bantul

Kepolisian Sektor Imogiri

Polsek / Kepolisian Sektor Imogiri

Jl. Makam Suci Imogiri Bantul
(0274) 368252

Kantor Urusan Agama Imogiri

KUA / Kantor Urusan Agama Imogiri

Pundung, Wukirsari, Imogiri, Bantul
(0274) 6994064